iklan banner

"Insiden" Penyusunan AKD, Ini Curhat Fraksi Nasdem Saat Gelar Konpres

09 Oktober 2019

Suasana Konperensi Pers Anggota Fraksi NasDem.

Manado (lintassulut.com) -Berawal dari gagal terakomodir satu pun anggota Fraksi NasDem dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Manado, membuat tensi rapat Paripurna dalam rangka pembentukannnya naik.

Kejadian dibaliknya meja oleh Ketua Fraksi NasDem Frederick Tangkau pun jadi puncaknya. Saat, dirinya hendak menyampaikan pendapatnya tapi tidak dimuluskan. 

Akibat luapan emosi tersebut, pihak Fraksi NasDem merasa perlu dan menggelar konperensi  pers, di Ananas Tikala, Selasa (08/10/2019) kemarin malam.

Tangkau menjelaskan, kalau itu bentuk kekecewaan mereka karena kesempatan berpendapat dari pimpinan dewan tak dituruti.

"Luapan itu bukan merupakan perkeruh keadaan, tapi buah semangat kami dalam menjaga kebersamaan yang didengungkan dengan rekan-rekan," ujarnya.

Menurutnya, sikap mereka benar-benar tetap terbuka dalam kondisi apa pun demi melayani masyarakat Manado.

Pernyataan berikutnya disampaikan Wakil Ketua DPRD Manado Adrey Laikun yang tak mengikuti jalannya paripurna menjelaskan, kalau mereka tetap berjuang memberi inspirasi ke warga sebagai tugas seorang legislator.

Hasil yang telah disepakati ketika usai pemilihan AKD, besar kecilnya tetap harus menatap kedepan.

Meski begitu, dia menyampaikan kondisi sampai mereka benar-benar "diasingkan" dalam tiap komposisi AKD mempunyai kunci, yakni soal gaji di perwako yang turun bagi setiap legislator dan dipersoalkan. Dan tidak perlu diperdebatkan sebenarnya sampai mengarah ke pemilihan AKD itu.

Padahal menurutnya, itu sudah melalui kebijakan dari Walikota Manado, guna menghindarkan kemungkinan munculnya beban-beban piutang wakil rakyat nanti.

"Sudah dalam kajian pemerintah untuk itu, seharusnya tidak diperdebatkan atau menjadi polemik diproses pemilihan AKD," tandas Laikun.

Meski begitu, dia pun mengucapkan terima kasih setelah menuntaskan tugas dari lembaga dewan dalam proses awal kerja mereka.

Selaku Wakil Ketua DPRD Manado menyampaikan ucapan terima kasih atas semua kerja DPRD dalam pembentukan AKD.

Dia pun berpendapat, tetap tampil melakukan perubahan-perubahan yang aktual tanpa batas dan sekat.

"Secara terbuka pula hal keputusan sudah diambil dan berterima kasih untuk itu.Semangat perubahan atau restorasi dari lembaga sendiri tetap jadi bagian penting dipegang," kata Laikun dengan mimik tenang.

Sementara itu, satu-satunya wanita di Fraksi NasDem Yanti Kumendong, tak bisa menyembunyikan kekecewaan ketika memulai memberi pernyataan.

Sedikit terisak tapi tetap berucap, dia menyesali hal itu muncul di panggung politik di DPRD Manado.

"Ini jadi suatu pembelajaran bagi kami yang baru dan seharusnya turut memberi ruang dalam peta perpolitikan," serunya.

Dia beranggapan komitmen yang awalnya telah terbangun, hilang oleh pihak-pihak tertentu.

Baginya, pengambil keputusan yang ada bagian dari kekecewaanya. Dimana, komposisi yang telah dibangun dengan fraksi mereka tak berjalan mulus akhirnya.

Namun, turut disesali persoalan Peraturan Walikota (Perwal) mengenai hak keuangan pimpinan dan Anggota DPRD menjadi alasan untuk mereka dipinggirkan.

"Disini kami menyampaikan sebuah komitmen agar kedepannya lebih benar-benar berjuang untuk kepentingan rakyat," imbuhnya.

Selain Tangkau, Laikun dan Kumendong hadir juga Frangko Wangko serta duo anggota gabungan ke Fraksi NasDem yakni Revanni Parasan dan Robert Tambuwun.

Dijelaskan Parasan, jika dititikberatkan persoalan terbantingnya meja, itu hal yang biasa dalam proses kebersamaan yang disebut-sebutkan. 

Dan patut disikapi soal hak berbicara dimana semestinya didengarkan saat digelarnya paripurna-paripurna.

Saat paripurna tersebut, kericuhan muncul ketika Tangkau memberi pendapatnya, kemudian personil Gerindra turut menyela sembari meminta memberi kesempatan pimpinan menuntaskan pokok-pokok penting terkait AKD.

Masih di konpress, anggota Fraksi NasDem dari Partai Perindo Robert Tambuwun dan Revanni Parasan ikut memberikan pernyataan keras akan kejadian dalam rangka penyusunan AKD tersebut.

(DvD)




BERITA UTAMA

BERITA TERKINI

Komisi IV DPRD Sulut Hearing Dinas Pendidikan
Dimuat pada 15 Oktober 2019

Manado (lintassulut.com)- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut salah satu...


Tatap Muka Dengan Pengemudi Online, JG Bangga Dengan Pemuda Minut
Dimuat pada 15 Oktober 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Komunitas pengemudi online Kabupaten Minahasa ...


Franseska Kolanus Sebut Sentuhan Pengadaan Kebutuhan Sekolah Di Mayondi Perlu
Dimuat pada 15 Oktober 2019

Manado (lintassulut.com) -Legislator DPRD Manado Franseska J Kolanus...


Komisi II Tunda Hearing Mantos, Pemiliknya Tak Di Tempat
Dimuat pada 14 Oktober 2019

Manado (lintassulut.com) -Sekretaris Komiei II Syarifuddin Saafa menyampaikan...


Komisi IV Perdana Lakukan Hearing Dengan Pemerintah, Kolanus Pimpin Doa Pembuka
Dimuat pada 14 Oktober 2019

Manado (lintassulut.com) - Komisi IV DPRD Manado menjadi pertama memanggil ...


PKB Bersama Panji Yosua Jemaat Paulus Matungkas Gelar Bakti Sosial
Dimuat pada 13 Oktober 2019

Minasaha Utara (lintassulut.com) -Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Pria Kaum...


Kejari Minut Sosialisasikan Pendampingan Pengelolahan Dandes Di Desa Tumaluntung
Dimuat pada 12 Oktober 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Mencegah kemungkinan terjadinya penyimpangan...


Nick Lomban Apresiasikan Festival Pesona Selat Lembeh
Dimuat pada 10 Oktober 2019

Manado (lintassulut.com)- Dalam rangka memperingati HUT Kota Bitung ke 29 tahun pada tanggal 10...


1
...