iklan banner

Imigran di Rudenim Mogok Makan Berujung Opname di RS Advent, Rita Lamusu Minta Perhatian Gubernur

06 Februari 2019

Anggota DPRD Sulut, Rita Lamusu

Manado(lintassulut.com) - Para pencari suaka yang ada di Imigrasi Manado belum lama ini melakukan aksi mogok makan. Ini merupakan bentuk protes karena merasa diperlakukan tidak adil. Alhasil, dua pencari suaka yakni Amira(44) dan Akila(44) harus diopname di Rumah Sakit Advent Manado. Selasa (5/2/2019) malam.

Amira pun menumpahkan keluh kesah menjadi pencari suaka. "20 tahun menjadi tahanan PBB duka ini tak kunjung berakhir," tutur Amira dengan suara pelan. Lanjut Ibu dari tiga orang anak ini, sejak tanggal 1 Februari 2019, PBB telah menghentikan bantuan untuk mereka. Dan sesuai perkataan pihak Imigrasi Manado, para pencari suaka asal Afganistan berkisar 12 orang menjadi tanggung jawab Imigrasi Manado.

Saya saja lahir di Indonesia, bahkan adik-adik saya diberi nama Tahanan PBB dan Tahanan PBB 2. Sungguh tak masuk akal memberikan nama tersebut terhadap adik-adik saya, tapi itulah bentuk ketidaksanggupan seorang ibu dengan keadaan yang diterima sekaligus protes," tutur Yahya. "Dua adik kami yang masih duduk di bangku SD tidak diperbolehkan sekolah lagi. Kami tidak bisa keluar, pintu digembok dari luar," ujar Yahya(19) juga seorang imigran.

Namun disayangkan, justru inilah yang menjadi protes para pencari suaka tersebut, disinyalir mereka diperlakukan seperti tahanan. Dikatakan Ritha Lamusu Manopo saat diwawancarai via ponsel bahwa persoalan tersebut harus di perhatikan oleh pemerintah. "Ini masalah kemanusiaan, pemerintah dalam hal ini gubernur harus memperhatikan. Kan kasian mereka diperlakukan tak layak seperti informasi yang diterima,"tutur yang juga personil Komisi IV Bidang Kesra ini, Rabu (6/2/2019).

Lanjut Lamusu, ini merupakan hubungan antar negara. "Memang sudah pasti ada perjanjian. Bila akhirnya PBB menghentikan bantuannya tapi kita lihat dari sisi kemanusiaannya, tolong di perhatikan dan ditindaklanjuti," ucap Lamusu. Ditambahkannya, sebagai manusia mereka menginginkan perlakukan yang wajar seperti lainnya, walaupun secara sadar mereka pun mengerti situasi dan kondisi saat ini. Kalaupun diberikan pilihan, dirinya bersama keluarga yang lain sangat ingin menjadi Warga Negara Indonesia  (WNI). "Apadaya, informasi yang kami terima sangat berat. Harus 50 tahun tinggal di Indonesia, dan harus memiliki paspor. Kami terbelenggu dan tak berdaya," welas dia. Mereka (pencari suaka asal Afganistan) juga merasa keberatan atas syarat yang diberikan PBB. "Kami bisa ditanggung PBB lagi asal melupakan kejadian 20 tahun silam," kata Yahya, sembari menambahkan bila keadaan serupa pun pernah dialami saat tinggal di Imigrasi Sumbawa beberapa tahun lalu. Dian




BERITA UTAMA

BERITA TERKINI

Buka Naskah UN, Panambunan Berikan Semangat Pada Peserta Ujian
Dimuat pada 23 April 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Anneke ...


Akhirnya Rapat Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Di Kecamatan Malalayang Dibuka
Dimuat pada 21 April 2019

Manado ( lintassulut.com ) - Setelah menunggu beberapa hari akhirnya Rapat ...


Ambar Katakan Sepuluh Kecamatan Di Minut Berpotensi PSU
Dimuat pada 21 April 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Setelah melakukan kajian atas laporan hasil...


Hi Herson Mayulu Dipastikan Rebut Satu Kursi Ke DPR RI
Dimuat pada 21 April 2019

Manado (lintassulut.com)- Pemilihan umum calon legislatif (Pilcaleg) 2019...


Hi Herson Mayulu: Terima Kasih Pak Olly Dondokambey, Terima Kasih PDIP
Dimuat pada 21 April 2019

Manado (lintassulut)- Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dapil...


Kursi Di DPRD Kans Bertahan, Sejumlah Incumbent Ikut Mencuat
Dimuat pada 20 April 2019

Manado (lintassulut.com) -Sejumlah nama yang masih menjabat sebagai anggota...


Tampung Keluhan Warga, Luntungan Mengadu Ke Bawaslu Minut
Dimuat pada 19 April 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Pasca dibukanya laporan pengaduan oleh...


Raih Suara Terbanyak, Luki Ahmad Optimis Pertahankan Kursi PKS Kota Manado
Dimuat pada 19 April 2019

 

Manado(lintassulut.com)- Calon Legislatif(Caleg)DPRD Kota Manado ...


1
...