iklan banner

Perdana Festival Literasi Budaya Kei

01 Januari 2019

Foto bersama di depan Baliho Festival Budaya

Ambon(lintassulut.com) - Untuk pertama kalinya Festival Literasi Budaya Kei digelar atas kerjasama pemerintah Tual, Pertamina Tual, dan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Human Initiative Jakarta.

Pembukaan kegiatan yang dihadiri sejumlah Pimpinan OPD, Anggota DPRD, TNI/Polri, Pimpinan Pertamina Tual, pelaku wirausaha, serta masyarakat ini dipusatkan di Kantor Kelurahan Ketsoblak, Sabtu (29/12).

Andreas Rafra selaku ketua panitia yang juga menjabat sebagai Lurah Ketsoblak Kota Tual mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk penghargaan dan sekaligus juga rangsangan kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada.

“Kegiatan ini sengaja kami padukan literasi dalam bingkai budaya lewat konsep festival, yang di dalamnya yang meliputi beberapa kegiatan seperti lomba puisi dalam bahasa Kei, lomba vokal solois lagu-lagu Kei, talkshow kewirausahaan, serta launching tenun Kei,” ujarnya.

Dilanjutkan mantan Presiden Mahasiswa fakultas hukum UKIT Sulawesi Utara dan Sekertaris Jendral Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEM) UKIT, tenun Kei yang ditampilkan motif yang mengangkat simbol-simbol budaya Kei sebagai ikon tenun.

"Kedepan tidak lagi ada opini bahwa hanya daerah - daerah tertentu saja yang diidentikkan dengan budaya tenunnya, namun Kota Tual kepulauan Kei juga dapat terekspos dengan budaya tenunnya yang khas," ungkap Rafra sembari berharap Festival Literasi Budaya Kei dapat menjadi kegiatan tahunan di Kota Tual serta dijadikan ikon untuk dipulikasikan dalam kegiatan nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tual, M Zeth Renhoat yang mewakili Wali Kota mengungkapkan, literasi budaya merupakan kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan sebagai sebuah identitas atau jati diri serta kemampuan individu dan masyarakat dalam berinteraksi pada lingkungan sosialnya sebagai bagian dari suatu budaya bangsa.

Wali Kota Tual Adam Rahayaan S.Ag.M.Si, mendukung dan menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini, karena akan berdampak positif bagi masyarakat kota Tual secara keseluruhan sebagai masyarakat adat.

Festival ini adalah upaya nyata dalam mengangkat, melestarikan, sekaligus mempromosikan potensi dan kearifan lokal, serta memperkenalkan dan menumbuhkan rasa cinta dan memiliki akan budaya Kei pada generasi muda Kota Tual.

“Kami mengapresiasi Kelurahan Ketsoblak beserta seluruh perangkat atas terselenggaranya kegiatan ini dan khusus kepada peserta festival literasi budaya Kei selamat berlomba dan berkreasi,” kata Zeth. JAP




BERITA UTAMA

BERITA TERKINI

Guru Honda Mengadu Di Komisi IV, Minta Perhatian Soal Status Mereka
Dimuat pada 25 Juni 2019

Manada ( lintassulut.com ) - 
Sejumlah perwakilan staf guru honor...


Sat Narkoba Polres Minut Serahkan Tersangka Ke Kejari
Dimuat pada 25 Juni 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Satuan Narkoba Polres Minut melimpahkan...


Nama SJT Mulai Marak Di Tomohon
Dimuat pada 25 Juni 2019

Manado ( lintassulut.com ) - 
Sherly Joan Tamuntuan (SJT) dalam...


Bakal Dipinang PDIP, Sherly J Tamuntuan Cawali Tomohon
Dimuat pada 21 Juni 2019

Manado ( lintassulut.com ) - 
PDIP dalam mempersiapkan kandidat untuk ...


Penyuluhan Kantibmas, Begini Pesan Kapolres Minsel.
Dimuat pada 21 Juni 2019

Minahasa Selatan(lintassulut.com)-Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi...


Bersama Wartawan, Polsek Tombatu Dan Polsek Touluaan, Bahas Agenda Hut Bhayangkara Ke - 73
Dimuat pada 21 Juni 2019

Minahasa Tenggara (lintassulut.com)- Polsek Tombatu...


Wakili Bupati, Simons Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional
Dimuat pada 20 Juni 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Asisten III Pemkab Minahasa Utara Jane Simons ...


VAP Tetapkan Pinilih Sebagai Taman Keanekaragaman Hayati
Dimuat pada 19 Juni 2019

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati se-Dunia, Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke...


1
...