iklan banner

Wartawan Dilarang Liput RDP Komisi II dan BSG, Kabag Umum Minta Maaf

29 Januari 2019

Gedung DPRD Sulut

Manado(lintassulut.com) - Terkait Rapat Komisi dengan pihak tertentu dinyatakan tertutup, sesuai tata tertib DPRD dan sesuai kesepakatan peserta rapat untuk dinyatakan tertutup, maka pihak setwan melakukan pembatasan kehadiran dan peliputan media massa.

Seperti yang terjadi di gedung kantor DPRD Provinsi Sulut. Dimana, wartawan yang setiap hari memburu berita di gedung cengkih (istilah DPRD Sulut), tidak diperbolehkan meliput kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II dan Bank SulutGo, BNI dan OJK, Senin (28/1/2019).

Protes pun dilayangkan para pemburu berita terhadap sikap larangan pihak Sekretariat Dewan untuk meliput rapat itu.

Setelah lama menunggu kepastian atau alasan mengapa rapat tersebut seakan terisolasi dari pihak Sekretariat Dewan, Kepala Bagian (Kabag) Umum, Jackson Ruaw pun mengucapkan kata maaf lewat rillis kepada wartawan.

"Yth teman-teman media,
sebelumnya atas nama bapak ibu pimpinan dan anggota DPRD serta sekwan, saya mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan dalam pelayanan peliputan media hari ini, baik oleh petugas pengamanan atau pejabat/staf setwan," bunyi rilis tersebut.

Isi rilis selanjutnya, prinsipnya kantor setwan tidak pernah melarang siapapun juga termasuk wartawan dan tamu setwan untuk datang berkunjung, bertemu dengan pimpinan dan anggota DPRD atau untuk meliput dan mendapatkan info kegiatan pimpinan dan anggota DPRD serta pejabat/staf setwan.

Saat ini memang setwan menerapkan Kebijakan pengendalian tamu dalam rangka meningkatkan keamanan dan kenyamanan kerja pimpinan dan anggota serta pejabat/ staf setwan guna kinerja yang lebih baik.

Tamu atau wartawan dapat bertemu dengan pimpinan dan Anggota DPRD serta pejabat/staf setwan, setelah melakukan konfirmasi dengan pimpinan dan anggota DPRD serta pejabat/staf setwan yang bersangkutan, melalui staf setwan atau staf sekretariat komisi di front office, dan setelah dikonfirmasi dan disetujui maka dapat dilaksanakan pertemuan antara pimpinan/anggota DPRD dan pejabat/staf setwan dengan tamu atau wartawan, baik di ruangan tamu kantor maupun di ruangan Pimpinan/Anggota DPRD dan pejabat/staf setwan. Dian

Wartawan Dilarang Liput RDP Komisi II Dan BSG, Kabag Umum Minta Maaf
iklan banner

Wartawan Dilarang Liput RDP Komisi II dan BSG, Kabag Umum Minta Maaf

29 Januari 2019

Gedung DPRD Sulut

Manado(lintassulut.com) - Terkait Rapat Komisi dengan pihak tertentu dinyatakan tertutup, sesuai tata tertib DPRD dan sesuai kesepakatan peserta rapat untuk dinyatakan tertutup, maka pihak setwan melakukan pembatasan kehadiran dan peliputan media massa.

Seperti yang terjadi di gedung kantor DPRD Provinsi Sulut. Dimana, wartawan yang setiap hari memburu berita di gedung cengkih (istilah DPRD Sulut), tidak diperbolehkan meliput kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II dan Bank SulutGo, BNI dan OJK, Senin (28/1/2019).

Protes pun dilayangkan para pemburu berita terhadap sikap larangan pihak Sekretariat Dewan untuk meliput rapat itu.

Setelah lama menunggu kepastian atau alasan mengapa rapat tersebut seakan terisolasi dari pihak Sekretariat Dewan, Kepala Bagian (Kabag) Umum, Jackson Ruaw pun mengucapkan kata maaf lewat rillis kepada wartawan.

"Yth teman-teman media,
sebelumnya atas nama bapak ibu pimpinan dan anggota DPRD serta sekwan, saya mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan dalam pelayanan peliputan media hari ini, baik oleh petugas pengamanan atau pejabat/staf setwan," bunyi rilis tersebut.

Isi rilis selanjutnya, prinsipnya kantor setwan tidak pernah melarang siapapun juga termasuk wartawan dan tamu setwan untuk datang berkunjung, bertemu dengan pimpinan dan anggota DPRD atau untuk meliput dan mendapatkan info kegiatan pimpinan dan anggota DPRD serta pejabat/staf setwan.

Saat ini memang setwan menerapkan Kebijakan pengendalian tamu dalam rangka meningkatkan keamanan dan kenyamanan kerja pimpinan dan anggota serta pejabat/ staf setwan guna kinerja yang lebih baik.

Tamu atau wartawan dapat bertemu dengan pimpinan dan Anggota DPRD serta pejabat/staf setwan, setelah melakukan konfirmasi dengan pimpinan dan anggota DPRD serta pejabat/staf setwan yang bersangkutan, melalui staf setwan atau staf sekretariat komisi di front office, dan setelah dikonfirmasi dan disetujui maka dapat dilaksanakan pertemuan antara pimpinan/anggota DPRD dan pejabat/staf setwan dengan tamu atau wartawan, baik di ruangan tamu kantor maupun di ruangan Pimpinan/Anggota DPRD dan pejabat/staf setwan. Dian




BERITA UTAMA

BERITA TERKINI

Buka Naskah UN, Panambunan Berikan Semangat Pada Peserta Ujian
Dimuat pada 23 April 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Bupati Kabupaten Minahasa Utara Vonnie Anneke ...


Akhirnya Rapat Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Di Kecamatan Malalayang Dibuka
Dimuat pada 21 April 2019

Manado ( lintassulut.com ) - Setelah menunggu beberapa hari akhirnya Rapat ...


Ambar Katakan Sepuluh Kecamatan Di Minut Berpotensi PSU
Dimuat pada 21 April 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Setelah melakukan kajian atas laporan hasil...


Hi Herson Mayulu Dipastikan Rebut Satu Kursi Ke DPR RI
Dimuat pada 21 April 2019

Manado (lintassulut.com)- Pemilihan umum calon legislatif (Pilcaleg) 2019...


Hi Herson Mayulu: Terima Kasih Pak Olly Dondokambey, Terima Kasih PDIP
Dimuat pada 21 April 2019

Manado (lintassulut)- Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dapil...


Kursi Di DPRD Kans Bertahan, Sejumlah Incumbent Ikut Mencuat
Dimuat pada 20 April 2019

Manado (lintassulut.com) -Sejumlah nama yang masih menjabat sebagai anggota...


Tampung Keluhan Warga, Luntungan Mengadu Ke Bawaslu Minut
Dimuat pada 19 April 2019

Minahasa Utara (lintassulut.com) -Pasca dibukanya laporan pengaduan oleh...


Raih Suara Terbanyak, Luki Ahmad Optimis Pertahankan Kursi PKS Kota Manado
Dimuat pada 19 April 2019

 

Manado(lintassulut.com)- Calon Legislatif(Caleg)DPRD Kota Manado ...


1
...